Breaking News

NANGKA BERGEJOLAK ! MASSA NYARIS ADU JOTOS SALING LEMPAR.

BANGKA SELATAN-FOCUSBERITA.COM Suasana di Desa Nangka, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (14/8/2026), sempat memanas. 

Ratusan masyarakat yang berkumpul di Balai Desa Nangka menyuarakan tuntutan agar Forum Peduli Masyarakat Desa Nangka dibubarkan karena dinilai tidak mewakili aspirasi masyarakat.

Pertemuan yang dihadiri Kepala Desa Nangka Bayumi. AR, S.I, Pust.NL.P, Kapolsek Airgegas beserta jajaran, serta Babinsa tersebut awalnya berlangsung damai untuk menyampaikan aspirasi dan keberatan warga terhadap keberadaan forum yang dipersoalkan tersebut.

Namun, ketegangan sempat meningkat ketika pihak forum peduli masyarakat menyampaikan pidatonya.

Massa nyaris terlibat adu jotos dan saling lempar akibat situasi yang memanas dan perbedaan pandangan di antara pihak-pihak yang hadir.

Beruntung, kesigapan aparat Kepolisian dan TNI bersama Kepala Desa Nangka mampu meredam situasi sehingga kericuhan tidak berkembang menjadi bentrokan yang lebih besar.
 Aparat berupaya memisahkan pihak-pihak yang terlibat serta mengimbau masyarakat agar menahan diri.

Dalam pertemuan itu, masyarakat mempertanyakan dasar keberadaan Forum Peduli Masyarakat Desa Nangka serta mempertanyakan siapa yang memberikan mandat kepada forum tersebut untuk mengatasnamakan masyarakat Desa Nangka.

Warga menegaskan, penyampaian aspirasi masyarakat seharusnya memiliki dasar dan mekanisme yang jelas. Jangan sampai ada kelompok tertentu yang mengatasnamakan seluruh masyarakat tanpa mandat yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepala Desa Nangka, Bayumi, secara tegas menyatakan bahwa keberadaan forum tersebut menurutnya tidak mencerminkan aspirasi masyarakat Desa Nangka.

“Forum tersebut tidak mencerminkan aspirasi masyarakat Desa Nangka dan kami menilai ada kepentingan pribadi di dalamnya,” tegas Bayumi.

Bayumi juga menekankan bahwa setiap aspirasi masyarakat harus disampaikan melalui mekanisme yang jelas dan tidak dilakukan dengan mengatasnamakan masyarakat secara sepihak.

Sementara itu, kehadiran Kapolsek Airgegas bersama jajaran dan Babinsa menjadi bagian penting dalam menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Ketegangan yang sempat terjadi akhirnya dapat diredam sehingga pertemuan tidak berujung pada kerusuhan lebih besar.

Masyarakat yang hadir berharap persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Mereka meminta persoalan Forum Peduli Masyarakat Desa Nangka dapat diselesaikan secara terbuka, objektif, dan sesuai aturan, sehingga perbedaan pandangan tidak berubah menjadi konflik horizontal di tengah masyarakat.

Nangka boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai persaudaraan menjadi korban.

Kini pertanyaan besarnya: siapa sebenarnya yang berhak mengatasnamakan masyarakat Desa Nangka?

Jawabannya bukan sekadar siapa yang paling lantang berbicara, bukan pula siapa yang mengklaim paling mewakili rakyat. Legitimasi harus dibuktikan dengan mandat, dasar yang jelas, serta dukungan dan aspirasi masyarakat yang luas dan nyata.

Sebab jika semua pihak merasa paling berhak berbicara atas nama rakyat, sementara rakyat sendiri justru terpecah, maka yang harus dipertanyakan bukan hanya forumnya—tetapi untuk siapa sebenarnya forum itu berdiri?
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - FOCUS BERITA