Bangka Belitung – Focusberita.com
Di sela kegiatan sosialisasi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang berlangsung di Hotel Aston Bangka Belitung pada 25 Februari, tim Focusberita.com melakukan wawancara eksklusif dengan Andri Yanto selaku Legal & Operational Jr. Manager dari PT Thorcon Power Indonesia.
Dalam perbincangan tersebut, Andri Yanto menjelaskan bahwa kehadiran PLTN tidak semata berbicara mengenai pembangunan pembangkit listrik, namun juga tentang bagaimana membuka pintu kemajuan ekonomi dan teknologi di masa depan.
"Banyak masyarakat masih melihat PLTN hanya dari sisi pembangkit listrik. Padahal dampaknya jauh lebih luas. Energi merupakan fondasi utama pertumbuhan ekonomi suatu daerah," ungkap Andri dalam rekonstruksi wawancara media.
Menurutnya, kebutuhan energi nasional akan terus meningkat seiring berkembangnya industri, investasi, serta pertumbuhan penduduk. Karena itu diperlukan sumber energi yang mampu menyediakan pasokan listrik dalam jumlah besar dan stabil untuk jangka panjang.
"Ketika energi tersedia secara cukup dan berkelanjutan, maka industri akan lebih mudah masuk, lapangan pekerjaan dapat bertambah, dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak," jelasnya.
Andri juga menilai Bangka Belitung memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung infrastruktur energi yang kuat. Selain sektor pertambangan, Bangka Belitung juga memiliki potensi pariwisata, kelautan, pertanian serta sektor usaha masyarakat yang dapat berkembang lebih luas.
"Proyek besar biasanya memiliki efek berantai terhadap ekonomi daerah. Bukan hanya tenaga ahli yang dibutuhkan, tetapi juga sektor pendukung seperti transportasi, kuliner, penginapan hingga UMKM," katanya.
Namun demikian, Andri menegaskan bahwa faktor keselamatan menjadi perhatian utama dalam pengembangan teknologi nuklir.
"Keselamatan, lingkungan, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Kepercayaan publik dibangun melalui kajian ilmiah, pengawasan, dan sosialisasi yang jelas," ujarnya.
Saat ini, pengembangan proyek Thorcon di Indonesia berkaitan dengan rencana PLTN di wilayah Bangka Belitung dan proses evaluasi serta perizinan yang berjalan.
Informasi perusahaan juga menyebut Bangka Belitung menjadi salah satu lokasi yang dipandang prospektif dalam pengembangan proyek tersebut.
Di akhir wawancara, ia menegaskan bahwa pembangunan energi masa depan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang.
"PLTN bukan sekadar proyek hari ini, tetapi keputusan yang dampaknya dapat dirasakan generasi berikutnya." Ungkapnya.
(Hatomi)

Social Header