TOBOALI BANGKA– Focusberita.com
Kondisi Embung Yamin di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan menjadi sorotan masyarakat. Embung yang sebelumnya digali dengan anggaran miliaran rupiah itu kini disebut-sebut tidak berfungsi maksimal sebagai penampung air untuk kebutuhan pertanian.
Di beberapa bagian embung bahkan terlihat rumput dan tanaman liar tumbuh cukup banyak, yang diduga karena kedalaman embung tidak cukup menampung air secara optimal.
Keluhan ini disampaikan oleh warga Desa Rias, Dul Rasyid, yang menilai kondisi embung saat ini jauh dari harapan masyarakat, khususnya para petani.
“Dulu embung ini digali dengan dana yang besar. Tapi sekarang di beberapa bagian justru tumbuh rumput. Artinya air tidak tertampung dengan baik, diduga karena penggaliannya kurang dalam,” ungkap Dul Rasyid.
Menurut warga, keberadaan embung tersebut sangat penting sebagai sumber cadangan air bagi lahan persawahan di Desa Rias, terutama saat musim kemarau.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat turun langsung mengecek kondisi embung, serta melakukan evaluasi terhadap kualitas pengerjaan penggalian yang pernah dilakukan.
Bagi petani di Desa Rias, Embung Yamin seharusnya menjadi penopang utama ketersediaan air, bukan justru menjadi sorotan karena kondisi yang dinilai belum maksimal, ujarnya. (Hatomi)

Social Header