Breaking News

BANGKA BELITUNG BUTUH KETENANGAN, BUKAN DRAMA DI KURSI KEPEMIMPINAN


Oleh H.HATOMI
Pimpinan media sumber berita 
Focusberita.com

Ada kegelisahan yang perlahan tumbuh di tengah masyarakat Kepulauan Bangka Belitung.
 Bukan karena rakyat tidak kuat menghadapi persoalan, tetapi karena yang mereka saksikan hari ini bukanlah keteduhan dari para pemimpinnya—melainkan isyarat ketegangan yang tak seharusnya hadir di ruang publik.


Rakyat tidak sedang mencari siapa yang benar dan siapa yang salah. Rakyat hanya ingin satu hal sederhana: 

pemimpinnya bekerja dalam kebersamaan, berbicara dengan ucapan ucapan yang memberikan kesejukan, dan hadir dengan keteladanan. 

Namun ketika yang muncul justru pernyataan-pernyataan yang berpotensi menimbulkan tafsir berbeda, maka yang lahir bukan kepercayaan—melainkan keresahan.

Sebagai bagian dari kontrol sosial, kami dari Sumber Berita Focusberita.com memandang penting untuk mengingatkan bahwa setiap ucapan pejabat publik memiliki dampak yang luas.

 Lisan seorang pemimpin bukan lagi milik pribadi, tetapi telah menjadi milik rakyat yang mendengar, menilai, dan merasakan.

Perbedaan pandangan dalam kepemimpinan adalah hal yang wajar. Namun, ketika itu disampaikan tanpa kehati-hatian, apalagi di ruang terbuka, maka yang terjadi bukan lagi dinamika sehat, melainkan potensi kegaduhan yang mencederai wibawa pemerintahan itu sendiri.

Kami tidak menunjuk siapa pun. Kami tidak menyimpulkan apa pun. Namun kami percaya, para pemimpin memahami bahwa suasana yang berkembang hari ini membutuhkan kebesaran jiwa, bukan saling respons di ruang publik.

Sudah saatnya semua pihak menahan diri. Menjaga ucapan. Mengedepankan komunikasi yang bijak dan tertutup untuk hal-hal yang bersifat internal. 

Karena rakyat tidak membutuhkan drama kekuasaan—rakyat membutuhkan ketenangan untuk melanjutkan hidupnya.

Kami juga berharap Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bersama lembaga legislatif daerah dapat menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan secara arif dan proporsional.

 Kehadiran negara sangat dibutuhkan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Pada akhirnya, sejarah akan mencatat bukan siapa yang paling sering berbicara, tetapi siapa yang mampu menjaga marwah kepemimpinan di tengah ujian.

Sumber Berita – Focusberita.com
Untuk Kepentingan Publik, Bukan Kepentingan Kelompok trimksh.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - FOCUS BERITA