Breaking News

JANGAN SAMPAI JABATAN DIJADIKAN LAHAN BISNIS

Oleh H.HATOMI
Pimpinan media sumber berita
Focusberita.com

Sekarang ini jabatan bukan lagi soal kapasitas, integritas, atau kecakapan berpikir.
Jabatan berubah menjadi barang dagangan yang banyak peminatnya.

Tak perlu SDM berkualitas, tak perlu rekam jejak, yang penting modal besar. Siapa yang punya duit, dia yang punya peluang. Demokrasi dipersempit menjadi transaksi.

Maka jangan heran, setelah kursi didapat, yang bekerja bukan otak untuk rakyat, tapi kalkulator untuk balik modal. Jabatan tak lagi dimaknai sebagai amanah, melainkan investasi.

Dana kampanye harus kembali, lalu ditambah “untung”. Di titik inilah kepentingan publik dikorbankan secara sistematis.
Akibatnya, kebijakan lahir bukan dari kebutuhan rakyat, tapi dari kebutuhan penyandang dana dan kebutuhan pribadi yang haus kekuasaan.

Proyek disulap, anggaran dipelintir, aturan dinegosiasikan. Negara dijalankan seperti perusahaan pribadi. Rakyat cukup dijadikan alasan, bukan tujuan.

Lebih tragis lagi, sistem ini dipelihara dan dinormalisasi serta dibudidayakan. Orang jujur dianggap naif. Orang pintar disisihkan kalau tak punya modal. Yang bertahan bukan yang paling mampu, tapi yang paling sanggup membayar dan menjilat.

Selama jabatan diperlakukan sebagai ladang bisnis, jangan harap kesejahteraan lahir. Yang subur hanya keserakahan. Dan selama uang menjadi syarat utama kekuasaan, maka korupsi bukan penyimpangan—ia adalah konsekuensi.

Dan oleh sebab itulah makanya sekarang korupsi masih menjadi trending dan banyak peminatnya dan susah dibersihkan, karena pelaku korupsi adalah oknum yang berkuasa mereka sama sama saling menikmati.
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - FOCUS BERITA